2013/05/23

"Always rush..always late too !!"

Large
pic from here                    


Satu setengah bulan ini, saya dititipkan di tetangga. Kalau biasanya hanya bergelantungan antara alveoli, sekarang saya berdiam di bilik-bilik Jantung untuk sementara waktu. Heee..singkatnya, saya lagi stase (baca: tugas) di RS Harapan Kita, pusat rujukan nasional untuk penyakit jantung. Stase luar (baca : selain RS Persahabatan) pastinya selalu menyenangkan. Suasana baru, teman baru dan kesempatan kabur selama jam sekolah. Tapi bukan itu...ada hal lain yang lebih menarik.

Kami diharuskan masuk pukul 7 pagi, yang berarti saya harus meninggalkan kost-an di Rawa Mangun sebelum pukul 6 pagi karena jarak RS Harkit sangat jauh. Saya sebenarnya menyukai udara pagi di atas metro mini, menyaksikan semua ketergesaan dari jendela, dan menjadi satu diantaranya. Jakarta menggeliat bangun dengan semua kebisingan dan riuh pagi, itu menyegarkan. 
Hanya saja, untuk tiba di RS Harkit saya masih harus naik Bis 213 arah Grogol. Kalau kalian pernah naik bis itu, kalian pasti dapat membayangkan kegilaan yang saya alami. Bis itu tak pernah sepi di pagi hari, selalu penuh dalam artian semua bangku terisi, dan penumpang yang berdiri di tengahnya bisa sampai 3 baris, belum lagi yang berdesak di pintu belakang. Saya merasa seperti ikan asin yang ditumpuk dalam keranjang, atau korban human trafficking yang akan di jual keluar negeri, imigran gelap yang coba diselundupkan. Kami dipaksa berjejalan, saling menempel, bertukar aroma tubuh yang tak lagi beraroma. Lebih gilanya lagi, bahkan dengan tumpukan manusia yang melebihi kapasitas, supir bisnya tetap menyupir seolah dikejar setan, seolah dalam lintasan balap F1, seolah dia Don Toretto di Fast & Furious. Saya yakin dia menyangka kami semua ayam yang harus segera diantar ke pasar untuk di potong. Mungkin dia bermaksud baik, agar kami cepat sampai di tujuan, tapi dia lupa kalau dia pun bisa mengantarkan kami dengan cepat ke kubur. 

Kalian tau, bis dan metro mini tidak pernah benar-benar berhenti saat menurunkan penumpang? Kondekturnya akan berteriak "YAHHHH, KAKI KIRIIII..KAKI KIRIII!!" Itu untuk mencegah kita jatuh, karena mereka hanya melambatkan kendaraannya. Mereka bahkan tak perduli menurunkan atau menaikkan pennumpang di tengah jalan ataupun di pinggir jalan. Kemarin, seorang teman tiba-tiba mengajak berlari mengejar Bis 213 yang hanya melambatkan lajunya di tengah jalan. Kami mencari celah di antara mobil yang melaju, seperti remaja depresi yang ingin bunuh diri dan kematiannya menjadi sensasi. Rasanya  harus punya tujuh nyawa seperti kucing. Harus selincah belut, sewaspada nyamuk karena Bis 213 juga memiliki rekor "copet" dan " tukang palak". Lengkaplah kesan kota metropolitan darinya.

Saya mencoba melihatnya dari sudut yang menyenangkan. Kalau ini bukan hal yang buruk. Pengalaman yang seru, menganggapnya petualangan, cerita-cerita baru dalam perjalanan hidup. Pastinya saya beruntung mengalami semuanya, termasuk kejadian hari ini. 

Saya mencoba jalur baru untuk balik ke Rawa Mangun. Karena tidak ingin mengejar bis dan kepanasan, saya memilih jalur TransJakarta dari Grogol ke Pulo Gadung, dan dari sana tinggal ganti angkutan sekali untuk ke Rawa Mangun. Sebenarnya semua terkendali sampai saat saya ketiduran dan terbangun tiba-tiba,  tak berpikir panjang turun dari bis TransJakarta yang kebetulan lagi singgah di salah satu halte. Saat busnya pergi, baru tersadar telah salah turun, halte yang saya tuju ternyata masih berada di depan. Akhirnya, saya berdiri bengong di pinggir jalan yang entah di mana, berusaha mengenali petunjuk dari angkutan yang lewat.  Saya mencoba naik angkutan dengan tulisan Kampung Melayu, berharap mendapatkan petunjuk dari jalur yang akan dilaluinya. Tapi sampai setengah jalan, saya yakin tidak mengenali apapun dan memutuskan untuk turun mencari taksi. Niat menghemat, malah jadi bankrut. Apes...!!

Ini bukan pertama kali saya kehilangan arah. Terdampar di daerah antah berantah hanya karena tertidur, salah naik angkot, lupa harus ke kiri atau ke kanan. Saya buruk dalam hal mengenali arah. Tapi semuanya terasa menggelikan sejauh ini, saya cukup menikmati dan cukup terhibur. Bukankah, kita harus tersesat dulu agar tahu jalan yang benar? Heeeehe
Bareng Mba Astri (lg stase Anak RSCM) dan Mba Nila (yg ngambil foto),
nunggu di Poke Sushi sebelum nonton The Great Gatsby @Blitz GI 
Saya masih akan sebulan lagi di RS Harapan Kita. Bukan hanya belajar tentang Jantung, saya belajar mengenai arah, mencari jalan, mengunjungi tempat baru. Bahkan lebih dalam lagi, saya belajar tentang hidup dari mereka yang beriringan ataupun beririsan setiap harinya.

In this town, we always rush...and seems always late too. You can see from the face of people in a road, include...me. :)) 


*...lagi merindukan rumah :(




2013/05/19

"Hari Asma 2013 - RS Persahabatan"

Residen Paru FKUI

Perayaan Hari Asma Sedunia 2013 dipusatkan di RS Persahabatan dengan puncak acara “ Senam Asma Massal “ yang dihadiri seluruh Komunitas Asma di Jakarta.

...ntar lagi jadi "Pulmonologist":))
Pagi itu langit memercikkan rintik yang tampaknya enggan berhenti tapi tidak mengalahkan semangat kami, khususnya Ibu, Bapak dan Para Lansia. Mereka tetap menunggu, menikmati rangkaian acara hingga langit berhenti menyirami, membiarkan kami Senam Asma tanpa basah kuyup. Heeehe
Hari Asma 2012 @Senayan

Hujan berganti mendung akhirnya.....dan Selamat Hari Asma Sedunia untuk kita. JJ


*" Senam Asma " will improve your quality life. 
    Join with us every Sunday Morning 06:00 PM at RS Persahabatan.

2013/05/15

"Coffee Morning"



I realize one thing this morning, coffee in early morning make me wake up all day. 

pic frome here


I always sleepy actually, always yawn in a class, hungry too.

I thought, my brain lack of oxygen so make me lack of interest to anything, make me bored. May due to I forget my breakfast. My body doesn't get the glucose that they need to produce the energy. Another reason is may I have OSA (Obstructive Sleep Apnea) so my body doesn't get  more serotonin at night, ruin my circadian cycle. I don't know...may I just need fall in love, heeeehe....


But...now I find the solution,I just need caffeine, a can of cold coffee latte and I will cheer up all day long.
For short time..that is really help. :))

2013/05/14

No School= No Stress

pic from here
Sepertinya sebulan ini akan sibuk, mulai dari naskah kabaret yang tak kunjung selesai, judul Referat II yang belum juga ada sampai harus membuat  penelitian dalam waktu sebulan ini, untuk diikutkan Pertemuan Ilmiah Respirasi di Jepang.

Rasanya mau kabur saja, melarikan diri ke kolong ranjang, menelungkup diam di sana.
Tapi hidup..yahhh, ini.
Kadang cukup berjalan, loncat sedikit, berguling, merayap kalau perlu, atau berjongkok sementara waktu sebelum kembali berlari. Jadi, kunikmati stres yang menusuk-nusuk kepala, menghantam dengan Godam Raja Thor, memecah otak dan membuatnya jadi bubur. (Penggambarannya berlebihan heehehe)

Masalah itu hal biasa kata Ibu, kita cukup menyelesaikannya dan dia akan segera berlalu.
Fighting..!!!


*....lg ngobrol di Poli Asma

2013/05/13

"Clinomania - excessive desire to stay in bed"

pic from here
Perempuan itu memilih tidur, selalu...tiap segalanya berubah meletihkan. Bukan hanya raga, tapi rasa dan pikir pun letih. Jika hanya raga yang letih, dia cukup diam menarik napas perlahan, memesan segelas teh manis, segelas jus Alpukat, sepiring Ayam lalapan ditambah semangkuk bakso tanpa mie atau bihun. Bagi perempuan itu, letih raga sama dengan lapar,obatnya makan banyak.
Tapi kali ini, rasa dan pikirnya letih dan dia ingin berbaring, menutup mata, memeluk lelap hingga mimpi tak berani mendatanginya.

Pukul 00:00
Terbangun, layar ponsel menunjukkan "9 panggilan tak terjawab". Perempuan itu menguap, kembali tertidur. 

- Segala tentang mu menyenangkan, tapi terlalu sering meletihkan -
*message delivered


#pagi di kost-an, menunggu waktu ke sekolah