2013/08/31

"Walk Away"

So over it!
The people do --> walk away
I don't like you and myself  today who like you more than enough. Can I just ask the God to take it back this? Seem..you don't need it so...me neither, don't you?
I need to get my productive time..pls.


*mengumpulkan semangat buat kerja referat

2013/08/30

Do You Have d' Key Words?

...d' key words ??
Ini hari kesekian menerima pesan yang sama dari seseorang. Dia sedang berusaha membuka pintu, mengetuknya lebih dulu, mengucapkan salam. Kami sudah mengenal lama, jadi mungkin sesi perkenalan akan dilewatkan begitu saja. Aku tahu dia telah melakukan ini berulang kali, dan aku menerimanya dengan cara yang sama untuk kesekian kali. Menjawab salam, memberikan senyum sopan, menyapanya dengan baik, menemaninya mengobrol hingga kami berdua terdiam karena kehabisan bahan. Itu semua terjadi di depan pintu. Aku tak juga menyilahkannya masuk. Maafkan...

Ini pertanyaan klise, berjuang atau diperjuangkan? Menghabiskan waktu menunggu dia yang bahkan tak memintaku menunggu, atau menjalani waktu dengan belajar menerima yang lain? 

Aishh..Aku tak tahu jawabnya. Tapi saat ini, ada aku yang berdiri di depan pintu, memandang seseorang yang baik pergi. 
Dia mungkin akan kembali, dan aku akan..... Entahlah!

Tapi hingga hari itu....apakah Kau akan memberiku satu alasan untuk tetap menunggumu? Heeee...that will make d' world easier than this.

*lagi kelaparan dgn jurnal yang menumpuk untuk dibaca

2013/08/22

"Just Leave...!!"

Just leave or stay..no other option
Seketika merindu, padahal langit malam masih muda. Mungkin bulan penuh mempengaruhi hati, mengirim kegilaan yang belingsatan dan tak tahu diri. Dirimu tak ada dalam daftar rindu malam ini. Aku mendepak mu kemarin. Mengemas semua pakaianmu dalam koper dan mengirimkannya dengan paket kilat. Ku titipkan pesan pada Pak Pos agar tidak mengembalikannya padaku jika tak menemukanmu. 

Tapi senja ini....menemukan mu kembali. Berdiri di sana, kesibukan yang serupa, pandangan yang tak berubah dengan koper yang sama. Pak Pos itu mengkhianatiku.

Tidakkah kau ingin pergi, jika tak pernah ingin tinggal? 


*menunggu nasi nanak..@aufklare = di larang membahas ini!,

2013/08/21

" Quitting time"

Hehehe...should i quit?
I have lost my focus, exhausted because the absurd things. Berbagai kehilangan dan tugas yang menumpuk. My life is so mess. I need to blame something for the low life in a lately day..and I blaming him. Yupp...dia yang berdiam di kepalaku, menghabiskan energi paling banyak. Tiap bertemu, rasanya ingin menarik rambutnya, menendang tulang keringnya, menginjak kakinya...apa saja untuk membalasnya.
I need to repair my self, and refresh my mind, lock him in a somewhere. So... Thank's for the unsecure feeling everytime.  I thought..i don't need it now, so I quit Hee..

*Before lock my self in a library...

2013/08/03

"Not Myself Today"

Not myself today

Seperti bermain trampolin, rasaku kadang melompat tinggi, melejit dan kembali jatuh dengan cepat, menapak dan melontar kembali. Jika kutemukan rantai, akan ku ikat kakiku, kuborgol agar tetap menjejak tanah. Rasanya ingin mengintip ke dalam pikirnya saat pandangan kami bertemu. Mungkin ada celah di antara irisnya yang dapat kudaki. Menelusup ke dalam dirinya, memunguti petunjuk dan merangkai satu cerita tentangku.

Aku mulai letih menebak, bosan mengira makna, suntuk menunggu akhir cerita. Mungkin sudah waktunya kembali pada "kita" yang dulu. Pada diriku yang tak melihatnya berbeda, tak mencari makna lain dari lakunya, tak menyadari hadirnya. Menghentikan hati sekarang atau nanti, apa mungkin akan mengubah "kita" ?

Aku membuatnya semakin serius, padahal dia mungkin sedang tidur nyenyak di sana, atau menikmati tawa bersama orang lain. Issshh..he becomes more annoying.

Hehehee...if I'm with my rasionality, I prefer not to be here. I will not stand in his line. Just want to be a good friend that he finds when he needs.
Better for me..





*menunggu subuh setelah melakukan hal bodoh..hee